Sally Fitzgibbons Foundation

Beginning the Academic Essay

Istilah Industrie 4.0 pertama kali dikenalkan di Hannover Fair 2011 (Kagermann, 2011). Industri 4.0 awalnya dikenal sebagai proyek pemerintah Jerman (BMBF,2016). Namun Industri 4.0 hanya dikenalkan secara apriori karena masih berupa gagasan dan belum ada kejadian nyatanya (Drath & Horch, 2014).
European Parliamentary Research Service dalam Davis (2015) mengatakan bahwa berlangsung empat revolusi industri. Diawali dengan revolusi industri pertama pada tahun 1784 di Inggris. Dengan ditemukannya mesin uap dan mekanisasi tenaga manusia pun tergantikan. Di awal abad ke-19 terjadi revolusi industri kedua yang ditandai dengan penggunaan tenaga listrik untuk mesin – mesin produksi. Revolusi industri ketiga pada 1970 ditandai dengan penggunaan teknologi komputer untuk otomasi manufaktur. Dan yang diprediksi menjadi revolusi industri selanjutnya yaitu revolusi industri 4.0. Revolusi industri 4.0 diawali oleh gagasan untuk mengintegrasikan teknologi sensor, interkoneksi, dana analisis data kedalam berbagai bidang industri. Secara mendasar revolusi industri 4.0 berbeda dengan revolusi industri lainnya, hal ini dikarenakan revolusi industri 4.0 merupakan perpaduan teknologi – teknologi yang ada serta mengintegrasikan dunia fisik, digital dan biologis. Selain itu revolusi industri 4.0 sendiri memiliki skala, ruang lingkup dan kompleksitas yang lebih luas. (Schwab, 2016)

Post Author: admin