Sally Fitzgibbons Foundation

Beginning the Academic Essay

A. Latar Belakang Masalah
Perguruan Tinggi adalah lembaga akademis yang berperan strategis dalam mencari dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Kegiatan mencari dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, Tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) dalam hal ini bukan hanya ditujukan untuk mengembangkan kemampuan dan keilmuan para akademisi di perguruan tinggi saja akan tetapi lebih luas lagi sebagai upaya meningkatkan daya saing serta berkontribusi terhadap pembangunan bangsa. Perguruan tinggi dan penelitian merupakan dua hal yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Perguruan tinggi merupakan tempat atau sarana yang memfasilitasi para akademisi untuk melakukan kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat.
Sebagaimana tertuang dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 menyebutkan bahwa Perguruan Tinggi wajib untuk melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi, yaitu menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Disebutkan pula, bahwa terdapat tujuh standar perguruan tinggi dalam mengelola kegiatan penelitiannya, yaitu: standar arah, standar proses, standar hasil, standar kompetensi, standar pendanaan, standar sarana dan prasarana, dan standar outcome. Kegiatan penelitian di perguruan tinggi memiliki peranan yang ‘vital’ khususnya dalam upaya mencari dan mengembangkan konsep, model, prototype, ilmu pengetahuan teknologi dan seni guna memecahkan persoalan bangsa.
Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) memiliki peranan strategis, peranan tersebut sebagai upaya dalam memenuhi amanat dari UUD 1945 Pasal 31 ayat (5), tentang Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, menyatakan bahwa: “Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia”.
Selanjutnya dalam UUD Pasal 28 C ayat (1) disebutkan bahwa: “Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapatkan pendidikan, dan memperoleh manfaat dari Iptek, seni, dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia”.
Antara ilmu pengetahuan dan teknologi berjalan seiring dan saling terkait satu dengan yang lainnya. Salah satu upaya menghadapi pesatnya perkembangan teknologi saat ini, diperlukan adanya kemutakhiran ilmu pengetahuan dan teknologi, salah satunya dilakukan melalui berbagai kegiatan penelitian maupun inovasi. Melalui penelitian dan inovasi, ilmu pengetahuan teknologi akan dapat berkembang seiring dengan kebutuhan pada masanya. Dengan maju dan berkembangnya iptek di sebuah negara secara signifikan akan berkontribusi positif terhadap kemajuan negara tersebut. Sehingga dapat dikatakan, bahwa maju tidaknya penelitian merupakan salah satu indikator kemajuan suatu bangsa.
Seiring terus berkembangnya teknologi sebagai konskuensi logis dari globalisasi serta terbukanya era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), karenanya ukuran sebuah perekonomian suatu bangsa tidak lagi berbasiskan sumber daya alam (resource based economy), melainkan berbasis pada sumber daya pengetahuan (knowedge based economy). Implikasinya adalah, kekuatan bangsa diukur dari kekuatan iptek sebagai faktor primer ekonomi yang menggantikan kekuatan modal. Sejalan dengan implikasi tersebut, pemerintah khususnya perguruan tinggi dituntut agar dapat memajukan inovasi dan temuan-temuan anak bangsa yang salah satunya diperoleh dari fondasi riset yang kokoh. Perguruan tinggi dalam hal ini memiliki fungsi dan peranan strategis untuk dapat berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development) dan pengembangan masyarakat secara keseluruhan. Disamping peranan utamanya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dengan memperhatikan dan menerapkan nilai-nilai humaniora serta pembudayaan dan pemberdayaan bangsa Indonesia yang berkelanjutan. Sehingga melalui perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berpengetahuan, berpendidikan, dan skillfull (berwawasan, cerdas dan terampil).
Sementara ilmu pengetahuan & teknologi (iptek) dan inovasi dipahami sebagai keahlian sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan. institusi dan juga universitas selama pelaksanaan penelitian, pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) didukung oleh faktor yang berkelanjutan (lembaga, sumber daya manusia, dan jaringan). Ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), dan perguruan tinggi merupakan faktor penting dalam pembangunan suatu bangsa. Ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) memberikan kemampuan bagi suatu bangsa untuk mengembangkan daya saing dan produktivitas masyarakatnya dalam mencapai standar dan kualitas kehidupan yang lebih baik. Selain menyediakan pengetahuan guna menggerakkan perekonomian, iptek juga memberikan solusi terhadap permasalahan nasional dan internasional. Sehingga, dapat dikatakan bahwa Iptek merupakan langkah strategis guna mencapai pertumbuhan ekonomi suatu bangsa.
Pembangunan Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dikatakan telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional serta meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat atau dapat menjadi solusi bagi permasalahan nyata yang dihadapi oleh masyarakat, apabila mampu menghasilkan produk teknologi dan inovasi serta sumber daya manusia yang terampil, skillfull (berwawasan, cerdas dan terampil).
Pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) adalah kegiatan yang diperankan oleh pemerintah melalui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Hakikatnya, kegiatan pembangunan ini ditujukan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta membangun peradaban dan penguatan bangsa. Melalui kehadiran perguruan tinggi, diharapkan akan terjadi transformasi norma dan nilai-nilai serta budaya yang mengarah kepada sikap dan perilaku yang kondusif dalam segala aktivitas pembangunan.
Rencana Strategis Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Permenristekdikti No.13 Tahun 2015, RPJMN 3 (2015-2019) adalah memantapkan pembangunan secara menyeluruh dengan menekankan pada pembangunan keunggulan kompetitif perekonomian yang berbasis sumber daya alam yang tersedia, sumber daya manusia yang berkualitas, serta kemampuan iptek.
There are 5 (five) Strategic Objectives, as an elaboration of the strategic goals mentioned earlier, that need to be accomplished within the 2015-2019 period. Those are: 1. Improvement of higher education learning process and student quality, 2. Improvement on Science & Technology Institutions and higher education quality, 3. Improvement on relevancy, quality, and quantitiy of human resource for higher education and science and technology, 4. Improvement on relevancy dan productivity of research and development; and 5. Strengthen innovation capability.

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Dana!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out